Bandung, 27 September 2026 – Ketua Umum Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) periode 2026–2031, Ateng Sutisna, mendukung pelestarian Seni Ketangkasan Domba Garut sebagai budaya turun-temurun dari para leluhur yang perlu dijaga sekaligus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak.
Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Seni Ketangkasan Domba Garut bertajuk “Matandang ka Kota Kembang” yang diselenggarakan DPC HPDKI Kota Bandung pada 26–27 September 2026 di Pamidangan Putra Cilengkrang, Bandung. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat, dengan jumlah domba yang dilaporkan mencapai lebih dari 500 ekor.
Ateng mengatakan, kehadirannya juga menjadi bagian dari kunjungan kerja untuk melihat langsung antusiasme masyarakat dan perkembangan penyelenggaraan Seni Ketangkasan Domba Garut di daerah. Menurutnya, kegiatan semacam ini menunjukkan bahwa tradisi peternakan masih memiliki tempat kuat di tengah masyarakat.
“Budaya ini sudah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur kita. Karena itu, Seni Ketangkasan Domba Garut perlu terus dijaga dan dilestarikan. Saya melihat antusiasme yang luar biasa, dengan peserta dari berbagai kabupaten di Jawa Barat,” ujar Ateng.
Ia menambahkan, manfaat kegiatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh para peternak yang berpartisipasi, tetapi juga oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut berjualan di sekitar lokasi acara. Aktivitas tersebut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi lokal.
“Banyak UMKM yang ikut berjualan dan terlibat dalam kegiatan ini. Artinya, kegiatan Seni Ketangkasan Domba Garut juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Potensi ini perlu terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas dan dapat dirasakan oleh para peternak maupun pelaku usaha kecil,” katanya.
Ateng berharap kegiatan serupa terus diselenggarakan oleh DPC HPDKI di berbagai kabupaten dan kota. Ia juga menyatakan akan mengupayakan kehadiran dalam kegiatan-kegiatan berikutnya sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan pengembangan peternakan domba.
“HPDKI ingin memastikan Seni Ketangkasan Domba Garut tetap lestari sekaligus menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Tradisi ini harus terus hidup, memberi manfaat ekonomi, dan diwariskan kepada generasi mendatang,” tutupnya.









