Terima Aspirasi Gen Z Majalengka, Ateng Sutisna Soroti Kondisi Sekolah Rusak di Daerah

Bagikan Artikel:

WhatsApp
Telegram
Facebook
Twitter
Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat IX Fraksi PKS, Ateng Sutisna, berfoto bersama peserta Gen Z Goes To Senayan & Sea World Jakarta asal Kabupaten Subang, Majalengka, dan Sumedang di ruang rapat fraksi PKS DPR RI, Senin (11/5/2026).

Jakarta, 14 Mei 2026 – Legislator PKS dari Dapil Jawa Barat IX, Ateng Sutisna, mengapresiasi kepedulian generasi muda terhadap persoalan pendidikan di daerahnya. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Hari Aspirasi Fraksi PKS DPR RI yang menjadi bagian dari rangkaian Gen Z Goes To Senayan & Sea World pada 10 s.d 11 Mei 2026 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Dalam sesi aspirasi, perwakilan peserta asal Kabupaten Majalengka menyoroti kondisi infrastruktur pendidikan yang masih memprihatinkan, salah satunya terkait bangunan SDN 2 Gandawesi yang sempat menjadi perhatian publik akibat kondisi ruang belajar yang rusak dan dinilai tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Mereka menyampaikan kekhawatiran bahwa kondisi tersebut dapat memengaruhi kenyamanan dan keselamatan siswa dalam menjalani proses pendidikan sehari-hari. Di sisi lain, masyarakat juga menyoroti adanya ironi karena di lokasi yang berdekatan justru berdiri fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan kondisi bangunan yang jauh lebih baik dibanding ruang kelas sekolah dasar tersebut.

Dalam forum tersebut, peserta meminta adanya pengawasan yang lebih serius terhadap program renovasi sekolah, pemerataan pembangunan pendidikan, serta mekanisme pengecekan rutin kondisi bangunan sekolah tanpa harus menunggu viral di media sosial terlebih dahulu.

Menanggapi hal itu, Ateng menegaskan bahwa ruang belajar yang aman dan layak merupakan kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya berbicara soal kurikulum dan program, tetapi juga menyangkut kondisi fasilitas belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa.

“Ini memang menjadi ironi. Tempat yang akan dipakai untuk memberikan makan anak-anak sekolah justru bangunannya bagus, sementara ruang belajar mereka sendiri masih ada yang kondisinya memprihatinkan,” ujar Ateng.

Baca Juga  Serap Aspirasi Anak Muda Sumedang, Ateng Sutisna Dorong Kampus Besar Lebih Berpihak pada Putra Daerah

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, persoalan kerusakan ruang kelas masih menjadi tantangan di berbagai daerah Indonesia. Ribuan ruang kelas di tingkat SD dan SMP masih membutuhkan rehabilitasi, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan anggaran pembangunan pendidikan.

Ateng menegaskan dirinya akan terus mengawal dan berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka terkait perbaikan sekolah yang telah masuk agenda pembangunan tahun 2026.

“Kami akan terus berkomunikasi dan melakukan pengawasan agar apa yang menjadi keluhan teman-teman dari Majalengka ini bisa tersalurkan dengan baik,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sistem pengawasan berkelanjutan agar kerusakan sekolah dapat dideteksi lebih cepat tanpa harus menunggu sorotan publik terlebih dahulu.

“Kita ingin ke depan ruang belajar anak-anak aman, nyaman, dan layak, khususnya di wilayah Majalengka,” tegasnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata secara simbolis kepada peserta sebagai penutup rangkaian Gen Z Goes To Senayan & Sea World Tahun 2026.

Ateng berharap kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran politik yang positif bagi generasi muda sekaligus mendorong lahirnya anak-anak muda yang peduli terhadap persoalan daerahnya.

“Kita ingin anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat menyampaikan solusi dan gagasan untuk masa depan daerahnya,” pungkasnya.